Community Class : Enterpreneurship

 


Rancangan Community Class Kewirausahaan untuk Pesdik Paket C 

Deskripsi:

Di era globalisasi saat ini, kemampuan berwirausaha menjadi semakin penting bagi generasi muda. Dengan memiliki jiwa wirausaha, mereka dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Community Class Kewirausahaan merupakan program yang dirancang untuk membekali Pesdik Paket C dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dalam berwirausaha. Program ini dimulai sejak kelas X dan berlanjut hingga kelas XII, sehingga Pesdik memiliki cukup waktu untuk mengembangkan kemampuan wirausaha mereka.

Program ini mengintegrasikan pembelajaran di kelas dengan praktek wirausaha nyata. Pesdik akan mendapatkan materi tentang kewirausahaan, menyusun rencana usaha, memulai usaha, mengembangkan usaha, dan mengelola keuangan usaha. Mereka juga akan dibimbing oleh mentor dan praktisi wirausaha untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari.

Community Class Kewirausahaan diharapkan dapat membantu Pesdik Paket C yang satu minat untuk:
  1. Membangun minat dan jiwa wirausaha
  2. Mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam berwirausaha
  3. Memulai dan mengembangkan usaha mereka sendiri
  4. Menjadi wirausahawan muda yang sukses
  5. Program ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

Tujuan:

  • Membangun minat dan jiwa kewirausahaan pada Pesdik Paket C sejak kelas X.
  • Memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam berwirausaha.
  • Membimbing Pesdik dalam menjalankan usaha mereka sendiri dengan bantuan mentor dan orang tua.
  • Mendorong kolaborasi dan kerjasama antara Pesdik, mentor, dan orang tua.
  • Menciptakan komunitas wirausahawan muda yang saling mendukung dan belajar satu sama lain.

Target Peserta:

  • Pesdik Paket C yang memiliki minat pada kewirausahaan.
  • Pesdik yang ingin memulai usaha mereka sendiri.
  • Pesdik yang ingin mengembangkan keterampilan wirausaha mereka.

Durasi Program:

  • 3 tahun, mulai dari kelas X hingga kelas XII.

Struktur Program:

Tahun 1 (Kelas X):

  • Modul 1: Pengenalan Kewirausahaan
    • Konsep dasar kewirausahaan
    • Ciri-ciri wirausahawan sukses
    • Peluang usaha di lingkungan sekitar
  • Modul 2: Menyusun Rencana Usaha
    • Menganalisis pasar dan target konsumen
    • Mengembangkan ide usaha
    • Menyusun rencana bisnis
  • Modul 3: Memulai Usaha
    • Sumber pendanaan usaha
    • Strategi pemasaran
    • Manajemen keuangan
  • Praktek:
    • Pesdik memulai usaha kecil di bawah bimbingan mentor dan orang tua.
    • Pesdik mengikuti seminar dan workshop tentang kewirausahaan.

Tahun 2 (Kelas XI):

  • Modul 4: Mengembangkan Usaha
    • Strategi untuk meningkatkan penjualan
    • Memperluas jangkauan pasar
    • Mengelola risiko usaha
  • Modul 5: Mengelola Keuangan Usaha
    • Catatan keuangan yang efektif
    • Analisis keuangan usaha
    • Pajak penghasilan untuk usaha
  • Modul 6: Kewirausahaan Sosial
    • Konsep dan prinsip kewirausahaan sosial
    • Peluang usaha sosial di lingkungan sekitar
    • Mengembangkan usaha sosial yang berkelanjutan
  • Praktek:
    • Pesdik mengembangkan usahanya dengan menerapkan materi yang dipelajari.
    • Pesdik mengikuti pelatihan dan mentoring dari wirausahawan sukses.

Tahun 3 (Kelas XII):

  • Modul 7: Membesarkan Usaha
    • Strategi untuk memasuki pasar baru
    • Membangun tim yang kuat
    • Mengelola pertumbuhan usaha
  • Modul 8: Inovasi dan Kreativitas dalam Usaha
    • Mengembangkan produk dan layanan baru
    • Meningkatkan daya saing usaha
    • Memanfaatkan teknologi untuk usaha
  • Modul 9: Persiapan Melanjutkan Usaha
    • Perencanaan suksesi usaha
    • Memilih bentuk badan usaha yang tepat
    • Mengakses sumber pendanaan untuk pengembangan usaha
  • Praktek:
    • Pesdik membuat proyek akhir yang menunjukkan kemampuan mereka dalam berwirausaha.
    • Pesdik mengikuti pameran kewirausahaan untuk memamerkan produk dan layanan mereka.

Metode Pembelajaran:

  • Kombinasi antara teori dan praktek
  • Pembelajaran aktif dan partisipatif
  • Bimbingan dan mentoring dari mentor dan wirausahawan
  • Kunjungan industri dan studi kasus
  • Seminar dan workshop
  • Proyek akhir

Penilaian:

  • Penilaian formatif (partisipasi, tugas, kuis)
  • Penilaian sumatif (ujian, proyek akhir)
  • Portofolio usaha

Tim Pelaksana:

  • Guru pembimbing
  • Mentor dari kalangan wirausahawan
  • Orang tua Pesdik atau keluarganya
  • Pihak lain yang siap membantu

Keterlibatan Orang Tua:

  • Orang tua dilibatkan dalam proses pembelajaran dan pendampingan usaha Pesdik.
  • Orang tua dapat menjadi mentor atau sumber daya bagi usaha Pesdik.
  • Orang tua dapat membantu Pesdik dalam mencari modal dan pemasaran.

Sumber Daya:

  • Ruang kelas
  • Peralatan komputer dan internet
  • Bahan ajar dan modul pembelajaran
  • Jaringan mentor dan wirausahawan
  • Modal usaha awal untuk Pesdik

Evaluasi:

  • Evaluasi program dilakukan secara berkala untuk memantau kemajuan dan efektivitas program.
  • Evaluasi melibatkan Pesdik, orang tua, mentor, dan tim pelaksana.
  • Hasil evaluasi digunakan untuk menyempurnakan program di masa depan.

Manfaat Program:

  • Meningkatkan minat dan jiwa kewirausahaan pada Pesdik Paket C.
  • Memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam berwirausaha.
  • Membantu Pesdik dalam memulai dan mengembangkan usaha mereka sendiri.
  • Mendorong kolaborasi dan kerjasama antara Pesdik, mentor, dan orang tua.
  • Menciptakan komunitas wirausahawan muda yang saling mendukung.


Integrasi Community Class Kewirausahaan dengan Kurikulum Merdeka

Fase E Kelas X:

  • Modul 1: Pengenalan Kewirausahaan
    • Diintegrasikan dengan pembelajaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema "Kemandirian" dan "Kegigihan".
    • Pesdik diwajibkan untuk melakukan riset pasar dan mengidentifikasi peluang usaha di lingkungan sekitar sebagai bagian dari proyek P5.
  • Modul 2: Menyusun Rencana Usaha
    • Diintegrasikan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan fokus pada penulisan teks persuasif dan penyampaian ide.
    • Pesdik diwajibkan untuk membuat proposal bisnis yang memuat rencana usaha mereka.
  • Modul 3: Memulai Usaha
    • Diintegrasikan dengan pembelajaran Matematika dengan fokus pada perhitungan modal, keuntungan, dan kerugian.
    • Pesdik diwajibkan untuk membuat laporan keuangan sederhana untuk usaha mereka.

Fase F Kelas XI:

  • Modul 4: Mengembangkan Usaha
    • Diintegrasikan dengan pembelajaran Seni Budaya dengan fokus pada desain produk dan promosi usaha.
    • Pesdik diwajibkan untuk membuat desain produk dan strategi promosi untuk usaha mereka.
  • Modul 5: Mengelola Keuangan Usaha
    • Diintegrasikan dengan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan fokus pada pengelolaan sumber daya alam dan kelestarian lingkungan.
    • Pesdik diwajibkan untuk menganalisis dampak usaha mereka terhadap lingkungan dan merumuskan strategi untuk meminimalisir dampak tersebut.
  • Modul 6: Kewirausahaan Sosial
    • Diintegrasikan dengan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan fokus pada nilai-nilai luhur Pancasila dan gotong royong.
    • Pesdik diwajibkan untuk merumuskan program CSR (Corporate Social Responsibility) untuk usaha mereka.

Fase F Kelas XII:

  • Modul 7: Membesarkan Usaha
    • Diintegrasikan dengan pembelajaran Bahasa Inggris dengan fokus pada komunikasi bisnis dan negosiasi.
    • Pesdik diwajibkan untuk membuat presentasi bisnis dalam bahasa Inggris untuk menarik investor.
  • Modul 8: Inovasi dan Kreativitas dalam Usaha
    • Diintegrasikan dengan pembelajaran Informatika dengan fokus pada pemanfaatan teknologi untuk usaha.
    • Pesdik diwajibkan untuk mengembangkan aplikasi atau website untuk mendukung usaha mereka.
  • Modul 9: Persiapan Melanjutkan Usaha
    • Diintegrasikan dengan pembelajaran Ekonomi dengan fokus pada perencanaan keuangan dan manajemen risiko.
    • Pesdik diwajibkan untuk membuat rencana suksesi usaha dan strategi untuk menghadapi risiko usaha.

Manfaat Integrasi:

  • Membantu Pesdik untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari di kelas dalam kehidupan nyata.
  • Meningkatkan motivasi dan engagement Pesdik dalam belajar.
  • Mempersiapkan Pesdik untuk menghadapi dunia kerja dan wirausaha.

Catatan:

  • Integrasi ini hanya merupakan contoh dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi sekolah masing-masing.
  • Penting untuk melibatkan guru mata pelajaran, mentor, dan orang tua dalam proses integrasi ini.

Sumber Daya:


Community Class Kewirausahaan
Kewirausahaan
Pesdik Paket C
Kurikulum Merdeka
Wirausaha Muda
Pendidikan Kewirausahaan


Posting Komentar

0 Komentar

Edukasi Jakarta -
Edukasi Jakarta -
Edukasi Jakarta -